Investasi di Gorontalo mencatat capaian penting menjelang penutupan tahun 2025. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk pengembangan program hilirisasi ayam terintegrasi di Provinsi Gorontalo.
Program itu menjadi salah satu proyek strategis nasional yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui investasi tersebut, akan dibangun sebanyak 336 unit industri ayam baru. Fasilitas yang direncanakan mencakup rumah potong hewan, pabrik pakan ternak, serta industri ayam broiler dan pullet. Skema terintegrasi ini dirancang agar rantai produksi peternakan berjalan lebih efisien dan bernilai tambah tinggi.
Investasi di Gorontalo Dorong Hilirisasi dan Lapangan Kerja
Dipilihnya Gorontalo sebagai lokasi tahap pertama program ini menunjukkan posisi strategis daerah tersebut dalam agenda nasional. Dari 13 provinsi yang dipertimbangkan, Gorontalo dinilai memiliki kesiapan lahan, sumber daya, serta komitmen pemerintah daerah yang kuat.
Investasi di Gorontalo ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru di kawasan timur Indonesia. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyebut aliran investasi tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan membangun kepercayaan pemerintah pusat.
Selama hampir sepuluh bulan, pemerintah provinsi aktif memperjuangkan Gorontalo sebagai daerah yang layak menerima proyek nasional berskala besar. Hasilnya, investasi konkret akhirnya terealisasi. Program hilirisasi ayam terintegrasi tidak hanya berorientasi pada produksi pangan, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja.
Ratusan unit industri yang dibangun diperkirakan menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah signifikan, baik pada tahap konstruksi maupun operasional. Dengan demikian, Investasi di Gorontalo diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Peluncuran resmi program dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari 2026. Momentum ini menjadi awal baru bagi transformasi sektor peternakan Gorontalo menuju industri modern yang terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Investasi di Gorontalo senilai Rp1,2 triliun menjadi tonggak penting pembangunan ekonomi daerah. Melalui hilirisasi ayam terintegrasi, Gorontalo tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang kerja dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Demikian informasi seputar perkembangan investasi di Gorontalo. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Tekno-Web.Com.
